Warga Desa Ngampel Dihebohkan Sosok Yang Menggantung Di Pohon Trembesi

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI. Pagi tadi, warga Desa Ngampel Kecamatan Papar Kabupaten Kediri dikejutkan dengan penampakan sesosok yang menggantung di pohon trembesi. Sosok tersebut berinisial S (39 tahun) warga Dusun Bulurejo Desa Papar Kecamatan Papar Kabupaten Kediri yang tergantung dengan leher terlilit seutas tali tambang berwarna biru, rabu (20/06/2018)

Menurut Danramil Papar Kapten Chb Mulyono, berdasarkan keterangan Kaspiyah (45 tahun) warga RT 03 RW 03 Dusun Sono Desa Kepuh Kecamatan Papar Kabupaten Kediri, orang pertama yang mengetahui ada orang yang gantung diri di pohon trembesi ini, ia sendiri sedang dalam perjalanan menuju sawah untuk memupuk tanaman jagungnya yang berada di Dusun Tlanak Desa Ngampel Kecamatan Papar.

Pada waktu itu ,Kaspiyah melintasi jalan tersebut  dengan membonceng anaknya M. Yusuf (15 tahun) dan ketika melihat secara sepintas dari kejauhan, Kaspiyah mengaku sempat ketakutan, karena ia berpikir yang dilihatnya adalah penampakan hantu, tetapi ia memberanikan diri untuk mendekatinya. Keberaniannya untuk mendekati sosok yang terlihat menggantung di pohon trembesi, karena kondisi pada waktu itu matahari sudah terlihat dan keadaan sangat terang, selain itu ia merasa ada orang didekatnya, yaitu anaknya sendiri.

Usai melihat ada orang yang gantung diri, ia melaporkan temuannya itu kepada orang yang ditemuinya dijalan. Selain itu, Kaspiyah dan beberapa warga sekitar juga berinisiatif melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Papar.

Tak mau ketinggalan, usai mendapat informasi di Desa Ngampel, seketika itu juga, Sertu Kusno ,Babinsa Desa Ngampel, langsung meluncur ke lokasi untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut.

Korban meninggal meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih berusia 8 tahun. Disinyalir, berdasarkan keterangan tetangga terdekat, korban nekad bunuh diri dengan cara gantung diri karena permasalahan pribadi.

Dari keterangan DM (32 tahun), istri korban, sebelumnya korban pamit keluar dan hingga sekitar pukul 01.00 wib dini hari tadi, korban belum juga pulang ke rumah. Pihak keluarga sempat kebingungan dan panik, lalu meminta bantuan Kepala Dusun setempat untuk mencari keberadaan korban yang merupakan tulang punggung keluarga. Upaya pencarian dilakukan, tetapi korban tak kunjung ditemukan.

Senada hal tersebut, Babinsa Desa Papar membenarkan adanya warga yang mencari salah satu keluarganya dini hari tadi, tetapi upaya pencarian gagal.

Dalam hasil pemeriksaan sementara dari Polsek Papar, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban, dan menurut keterangan keluarga, korban akan segera dimakamkan. (fathoni)

Index Berita